Apa itu WANAGIS?

WANAGIS atau Wanagama WebGIS merupakan Sistem Informasi Geografis berbasis website yang diperuntukan sebagai wadah diseminasi data sumber daya hutan KHDTK (Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus) Wanagama.

"Web GIS provides many more opportunities to provide broader access to your authoritative GIS data"

-ESRI

Tujuan dari pembangunan WANAGIS adalah..

WebGIS secara sederhana adalah situs web yang memfasilitasi penggunanya untuk melakukan pemrosesan data spasial melalui berbagai perangkat yang terkoneksi dengan internet.
WebGIS Wanagama dibutuhkan sebagai infrastruktur yang dapat digunakan pengguna dalam mengakses serta mengeksplorasi data-data yang dimiliki Wanagama terutama data inventarisasi hutan, sehingga peluang pemanfaatan data semakin meningkat.
Pemaksimalan pemanfaatan data serta terjadinya integrasi data-data informasi kehutanan akan meningkatkan peluang dihasilkannya pengetahuan kehutanan secara kolaboratif yang mana selaras dengan visi, misi, dan spirit dari Wanagama.

Video Demo Penggunaan WANAGIS

Informasi Tambahan

Tentang Wanagama, Sumber Daya Hutan, dan Feedback untuk WANAGIS

WANAGAMA merupakan hutan pendidikan yang dikelola oleh Fakultas Kehutanan UGM sesuai SK 493/Menlhk-Setjen/2015 dengan luasan 622,25 Ha. Wanagama terbagi menjadi 8 petak yang membujur dari barat ke timur mulai dari petak 5, 6, 7, 13, 14, 16, 17, 18. Wanagama secara administratif terletak dalam wilayah Kecamatan Playen dan Patuk Gunung Kidul.

Pada awal pembangunannya, Wanagama merupakan bukit gundul yang dikenal dengan istilah "batu bertanah" (bukan tanah berbatu) yang menjelaskan betapa tandus dan keringnya kondisi saat itu. Awal kehidupan dimulai ketika tim dari Fakultas Kehutanan UGM melakukan kegiatan penghijauan "pembelukaran" dengan menanam sebanyak mungkin jenis tanaman pionir. Harapannya tanaman mampu bertahan hidup, beregenerasi, memperbaiki kondisi tanah, tata air, dan iklim mikro yang memungkinkan bagi flora dan fauna lain untuk mengawali kehidupannya.
Baca selengkapnya
Hutan dapat definisikan sebagai tempat berupa lahan yang luas yang terdiri dari komponen-komponen biotik dan abiotik yang di dalamnya terdapat ekosistem yang saling mempengaruhi satu sama lain dan tidak dapat dipisahkan. Hal ini setara dengan yang tercantum dalam UU RI No. 41 Tahun 1999 Pasal 1 tentang Kehutanan sebagaimana dikutip Sabara (2006) yang mendefinisikan hutan sebagai kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumberdaya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

Sumber daya hutan (SDH) merupakan segala sesuatu hasil dari hutan yang dapat diperbarui dan berfungsi sebagai penyangga kehidupan. Dari segi ekonomi, keberadaan sumber daya hutan memiliki manfaat kuantitatif (tangible) dan manfaat kualitatif (intangible) bagi kelangsungan kehidupan masyakarat. Oleh karena itu, sudah selayaknya eksistensi SDH harus dipertahankan. Dengan pengelolaan yang benar, keberadaan SDH dinilai mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi kehidupan sekitarnya, sehingga manfaat tersebut secara lestari dan berkesinambungan dapat dirasakan.
Baca selengkapnya
Pengujian beta testing adalah jenis uji produk yang akan dilakukan pada WANAGIS. Beta testing berfungsi mengidentifikasi permasalahan yang terjadi pada produk saat pengguna menggunakannya, sekaligus mengukur penerimaan pengguna terhadap produk yang diluncurkan. Pengujian WebGIS akan dilakukan melalui media kuesioner yang disebarkan secara terbuka kepada seluruh pengguna WANAGIS. Dalam pengujian ini pengguna akan menilai seberapa baik WANAGIS berkerja.
Isi kuesioner